CREEPYSTORY 4

~Rean The Killer~


Ini adalah kisah nyata dari seseorang yang mengidap Multiple Personalities Disorder (MPD) atau yang lebih dikenal dengan Dissociative Identity Disorder (DID) dan Bipolar Disorder , kisah ini benar-benar terjadi di dunia ini dan orang tersebut juga masih hidup , dengan persetujuan darinya saya akan mengangkat ceritanya namun disini karena untuk kepentingan sosial dan kesepakatan darinya saya tidak akan menulis nama aslinya , saya akan samarkan namanya menjadi Laurent .

"A soul dark , blood dominate entirely"

Panggil saja dia Laurent , Laurent lahir di sebuah kota namun karena orang tuanya yang sibuk sehingga dia di bawa ke rumah neneknya untuk di rawat , Laurent tumbuh menjadi gadis cilik yang manis dan imut namun dia sangat pendiam , dia juga jarang bersosialisasi dengan tetangga-tetangganya sehingga dia tidak mempunyai seorang teman disana , namun ada satu orang yang masih ingin berteman dengannya sebut saja Lucy .

Lucy adalah anak dari salah satu tetangga Laurent , Lucy ingin menjadi temannya karena Lucy merasa kalau Laurent sama seperti dirinya dan akhirnya Lucy menjadi sahabat Laurent . Laurent merasa bahagia dengan kehadiran Lucy namun kebahagiaan itu hanya sementara karena ada suatu kejadian dimana kejadian tersebut merenggut nyawa sahabatnya , ya Lucy meninggal saat itu tepat di depan mata Laurent dan hal itu membuatnya mengalami trauma hebat , dia mengurungkan dirinya di kamar berminggu-minggu bahkan dia tidak memiliki selera makan .

Lalu Laurent pun menjalani terapi untuk menghilangkan trauma tersebut , sebulan telah berlalu dan Laurent telah selesai menjalani terapi tersebut , Laurent kini telah sembuh namun dia tidak menyadari apabila traumanya tersebut membuatnya mengidap DID dan Bipolar Disorder , Laurent masih menjalani hari-harinya dengan tenang .

Waktu terus berjalan , kini Laurent sudah berumur 15 tahun dan ini adalah masa-masa awal dirinya bersekolah di SMK , awalnya dia pikir akan mendapatkan teman yang banyak namun dugaan dia salah , justru dia selalu dibuli dan dikucilkan oleh teman-temannya tidak ada yang mau berdekatan dengan Laurent bahkan dirinya dijadikan bahan ejekan namun dia hanya bisa tersenyum tipis , senyum palsu untuk menyembunyikan kepedihan hatinya .

Kemudian saat Laurent kelas 11 pernah suatu ketika dia melihat seorang murid laki-laki masuk ke gudang namun saat dia menyusulnya orang tersebut tidak ada di dalam gudang , dia merasa aneh namun dia mengacuhkannya dan kembali ke kelas , hari berikutnya dia melihat laki-laki tersebut sedang duduk di bangku taman belakang sekolah karena penasaran akhirnya Laurent pun mendekati laki-laki tersebut , dia terlihat tampan dan sedikit pucat .

"Kamu siapa , kelas berapa ? kenapa aku tidak pernah melihatmu sebelumnya ?" tanya Laurent .

Laki-laki tersenyum , senyumannya yang manis dan menenangkan hati hampir membuat Laurent terlena dalam dunia hayalan sebelum akhirnya tersadar dan menyadari bahwa laki-laki tersebut telah menghilang dari hadapannya .

Seminggu setelah kejadian itu Laurent tak melihatnya lagi , dia mencoba mencari diseluruh ruangan di sekolahan ini namun tidak menemukannya , hari itu sudah sangat sore saat Laurent hendak balik dia melihatnya lagi , laki-laki itu berdiri di depan pintu gudang kemudian Laurent pun mendekatinya dan bertanya .

"Kamu ini sebenarnya siapa ? kamu bukan kelas 10 ,11 ataupun 12 tapi mengapa kamu memakai seragam sekolah sini ? dan mengapa kamu selalu berada di depan gudang ?" tanya Laurent secara beruntun .

"Namaku Christal"

"Christal ? lalu mengapa kamu ada disini ?"

"Aku butuh bantuanmu"

"Bantuan apa ?"

"Selamatkan diriku"

"Ehh , apa maksudmu Chris ?"

Lalu Chris pun menaruh tangannya di kepala Laurent , Laurent pun melihat ingatan-ingatan yang diberikan oleh Chris tentang masalalunya .

"Astaga , jadi kamu ?"

"Ya , aku mohon bantulah aku"

"Baiklah"

"Terimakasih"

Christal pun tersenyum kepada Laurent dan saat hendak pergi Chris mencium keningnya lalu menghilang begitu saja meninggalkan Laurent yang diam membeku karena perlakuan Chris , kemudian Laurent segera tersadar dan memanggil guru untuk membantunya mencari mayat Chris yang ada di dalam gudang , setelah di temukan mayatnya dikuburkan dengan layak dan Laurent pun menuju rumahnya . Esok harinya saat Laurent sedang pelajaran dia melihat Chris berada di depan pintu tersenyum bahagia lalu menghilang , Laurent merasa senang karena telah membantunya .

Hari demi hari berlalu namun kehidupan Laurent belum berjalan lancar , dia terus saja menghadapi masalah-masalah yang timbul dikehidupannya , sampai saat puncaknya saat Laurent sudah sangat tertekan dan depresi Laurent mendengar suara-suara di kepalanya , suara yang menyuruhnya untuk membunuh orang .

Saat Laurent terlelap dia merasa disuatu tempat yang tidak dia ketahui , dia mencoba menyusuri tempat tersebut sampai akhirnya dia melihat seseorang , dia mencoba mendekatinya namun saat mendekatinya dia merasa aneh melihat bayangan orang tersebut sampai akhirnya terlihat jelas wajah seseorang tersebut membuat Laurent kaget setengah mati sebab orang tersebut mirip sekali dengan Laurent .

"Ka-kau siapa ?"

"Hai perkenalkan , aku Rean"

"Rean ? mengapa kamu mirip sekali denganku ?"

"Karena aku adalah dirimu , kita satu kesatuan"

"Ti-tidak mungkin"

"Percayalah"

"Lalu apa tujuanmu ?"

"Menguasai tubuhmu"

"APA !!!! tidak akan"

"Cih , kau itu terlalu lemah"

"Aku tidak lemah"

Laurent pun mencoba menyerang Rean namun Rean lebih dulu menyerang Laurent sampai pingsan dan saat itu Rean mengambil alih tubuhnya .

"Akhirnya aku bisa bebas gunakan tubuh ini , kini namamu bukan Laurent lagi tapi Rean The Killer , hahahahahaha"

End.....




















Keterangan :

Nama Asli : - (disamarkan menjadi Laurent)

Nama Samaran : Rean The Killer

Jenis Kelamin : Perempuan

Umur : 17 tahun

Alasan menjadi pembunuh : mengidap penyakit DID dan Bipolar Disorder

Karakter : kejam , dingin dan tak berperasaan saat diambil alih oleh Rean

Ciri-ciri : Rambut hitam panjang sepinggang , memakai hoddie hitam  , jeans abu-abu dan sepatu hitam putih .

Komentar