~Elf Lillyana And The Doll Trey~
Ini kisah tentang seorang anak bernama Treyson Davento , yang tidak memiliki teman , selalu dibuli dan disiksa yang bertemu seorang peri kecil yang sangat licik , berpura-pura menolong Trey agar hidupnya lebih baik namun ternyata peri tersebut punya niat jahat terhadap Trey .
......
Trey anak yang baik dan pendiam , di sekolahannya Trey sangat jarang berbicara sehingga tidak ada yang mau berteman dengan Trey bahkan dia selalu dibuli di kelasnya . Pernah suatu ketika saat Trey hendak masuk ke dalam kelas ada temannya yang menaruh ember berisi air diatas pintu dan saat Trey membuka pintu ember tersebut langsung terjatuh ke arah Trey membuatnya basah kuyup karena air di dalam ember tersebut namun Trey hanya diam dan tersenyum simpul walau di dalam hatinya tersimpan kebencian yang mendalam .
Selepas setelah pulang sekolah Trey selalu dipukuli ayahnya tanpa sebab dan ibunya selalu memarahi Trey saat dia melakukan kesalahan walau sekecil apapun , ya Trey merasa di perbudak dan tidak dianggap oleh keluarganya padahal diumurnya yang baru menginjak 9 tahun harusnya merasakan masa kanak-kanak yang menyenangkan namun hal itu tak bisa dirasakan oleh Trey , Trey merasa marah , kecewa dan kesal terhadap teman , keluarga bahkan dirinya sendiri .
Suatu ketika saat Trey sedang dikurung di dalam kamarnya , Trey melihat sebuah cahaya kecil masuk melewati lubang di atas jendela , awalnya Trey kira kunang-kunang namun Trey menyadari ada yang aneh dengan cahaya tersebut , kini cahaya tersebut mulai memudar menampakkan sosok peri kecil yang manis dan juga imut , peri tersebut tersenyum kepada Trey dan memperkenalkan dirinya .
"Hai , perkenalkan namaku Lillyana , aku disini akan membantumu"
"Membantu apaan Ly ?"
"Membantu merubah hidupmu jauh lebih baik dari sekarang"
"Benarkah ?"
"Tentu saja"
"Terimakasih Ly , umm apa kamu mau menjadi temanku Ly ?"
"Tentu saja aku mau Trey"
"Asik , akhirnya aku punya teman baru"
"Hahaha baiklah , pertama-tama aku akan membebaskanmu dari tempat ini"
"Bagaimana caranya ? aku takut sama orang tuaku , aku takut mereka akan menghukumku lagi jika aku keluar"
"Tenang saja , dengan sihirku semuanya akan terkendali"
Lalu Lillyana pun dengan membukakan pintu kamar tersebut dengan sihirnya . Trey awalnya ragu-ragu untuk keluar namun saat melihat situasi yang aman dia memutuskan untuk keluar kamar dan pergi keluar rumah untuk jalan-jalan , namun saat di tengah jalan dia bertemu dengan geng pembuli saat hendak berbalik dia sudah di hadangi oleh Charles ketua geng pembuli yang sering membuli Trey di sekolahannya .
"Hai Trey , senang bertemu denganmu disini kebetulan sekali tanganku ini rasanya ingin menghajar seseorang"
"Ampun Char , jangan sakiti aku , aku mohon"
"Percuma kau memohon sambil berlutut itu tidak akan membantu , Ben dan Dean cepat pegangi tangannya"
"Siap bos"
Kedua teman Charles pun memegangi dan mengunci tangan Trey , saat Charles hendak menghajar Trey , Trey menutup matanya tak sanggup melihat semua ini namun dia merasakan jika tangannya terbebas dan tidak merasakan pukulan dari Charles , akhirnya Trey pun membuka matanya perlahan dan pemandangan pertama yang dia lihat adalah dimana Charles dan kedua temennya tergeletak tak bernyawa dengan bersimbah darah dan yang lebih mengejutkan adalah ada sebuah pisau di tangan Trey , sebuah pisau yang penuh darah .
Trey sangat ketakukan , dia membuang pisau tersebut dan berlari menuju rumahnya , di dalam kamar dia meringkuk ketakutan sambil menangis , dia tidak mau di tuduh membunuh Charles dan teman-temannya kemudian Lillyana datang dengan senyumannya yang khas .
"Mengapa kamu bersedih Trey ?"
"Bukan aku yang membunuh mereka , bukan aku"
"Hahaha , sayangnya kamu yang melakukannya Trey"
"Bukan , aku tidak tau apa-apa Ly"
"Akulah yang membuatmu membunuh mereka"
"Mengapa ?"
"Karena itu keinginanmu bukan , aku hanya mewujudkan apa kata hatimu"
"Jangan bilang kamu juga membunuh orang tuaku"
"Tentu"
"Apa !! mengapa kamu tega sekali ?"
"Aku tidak tega aku kan hanya mewujudkan apa kata hatimu , apa aku salah ?"
"Tapi tidak begini caranya"
"Karena aku telah membantu jadi aku minta imbalan kepadamu"
"Imbalan ? Imbalan apa hah ? setelah semua ini kamu masih mikir imbalan , kamu sungguh licik Ly"
"Hahaha , aku ingin kamu menjadi bonekaku"
"Tidak akan , aku tidak akan pernah jadi bonekamu"
"Kalau begitu aku terpaksa menggunakan sihirku"
Lalu Lillyana pun menggunakan sihirnya dan membuat Trey pingsan . Saat terbangun Trey melihat Lillyana masih dengan senyumannya yang khas .
"Kini kamu akan menjadi bonekaku selamanya"
Dan Trey pun mengangguk , kini pikiran dan jiwa Trey telah di kendalikan oleh Lillyana .
End.....
Keterangan :
*Elf Lillyana
Nama Asli : Lillyana
Nama Samaran : Elf Lillyana
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : -
Alasan menjadi pembunuh : membenci manusia .
Karakter : licik dan penuh tipu daya .
Ciri-ciri : bercahaya merah , kostum peri bunga .
*The Doll Trey
Nama Asli : Treyson Davento
Nama Samaran : The Doll Trey
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 9 tahun
Alasan menjadi pembunuh : di kendalikan .
Karakter : tidak punya perasaan .
Ciri-ciri : rambut hitam acak-acakan , kulit pucat , memakai hoddie merah dan celana panjang putih .
"Would you be my doll ?" - Elf Lillyana
"Please play with me , we'd have fun" - The Doll Trey
Ini kisah tentang seorang anak bernama Treyson Davento , yang tidak memiliki teman , selalu dibuli dan disiksa yang bertemu seorang peri kecil yang sangat licik , berpura-pura menolong Trey agar hidupnya lebih baik namun ternyata peri tersebut punya niat jahat terhadap Trey .
......
Trey anak yang baik dan pendiam , di sekolahannya Trey sangat jarang berbicara sehingga tidak ada yang mau berteman dengan Trey bahkan dia selalu dibuli di kelasnya . Pernah suatu ketika saat Trey hendak masuk ke dalam kelas ada temannya yang menaruh ember berisi air diatas pintu dan saat Trey membuka pintu ember tersebut langsung terjatuh ke arah Trey membuatnya basah kuyup karena air di dalam ember tersebut namun Trey hanya diam dan tersenyum simpul walau di dalam hatinya tersimpan kebencian yang mendalam .
Selepas setelah pulang sekolah Trey selalu dipukuli ayahnya tanpa sebab dan ibunya selalu memarahi Trey saat dia melakukan kesalahan walau sekecil apapun , ya Trey merasa di perbudak dan tidak dianggap oleh keluarganya padahal diumurnya yang baru menginjak 9 tahun harusnya merasakan masa kanak-kanak yang menyenangkan namun hal itu tak bisa dirasakan oleh Trey , Trey merasa marah , kecewa dan kesal terhadap teman , keluarga bahkan dirinya sendiri .
Suatu ketika saat Trey sedang dikurung di dalam kamarnya , Trey melihat sebuah cahaya kecil masuk melewati lubang di atas jendela , awalnya Trey kira kunang-kunang namun Trey menyadari ada yang aneh dengan cahaya tersebut , kini cahaya tersebut mulai memudar menampakkan sosok peri kecil yang manis dan juga imut , peri tersebut tersenyum kepada Trey dan memperkenalkan dirinya .
"Hai , perkenalkan namaku Lillyana , aku disini akan membantumu"
"Membantu apaan Ly ?"
"Membantu merubah hidupmu jauh lebih baik dari sekarang"
"Benarkah ?"
"Tentu saja"
"Terimakasih Ly , umm apa kamu mau menjadi temanku Ly ?"
"Tentu saja aku mau Trey"
"Asik , akhirnya aku punya teman baru"
"Hahaha baiklah , pertama-tama aku akan membebaskanmu dari tempat ini"
"Bagaimana caranya ? aku takut sama orang tuaku , aku takut mereka akan menghukumku lagi jika aku keluar"
"Tenang saja , dengan sihirku semuanya akan terkendali"
Lalu Lillyana pun dengan membukakan pintu kamar tersebut dengan sihirnya . Trey awalnya ragu-ragu untuk keluar namun saat melihat situasi yang aman dia memutuskan untuk keluar kamar dan pergi keluar rumah untuk jalan-jalan , namun saat di tengah jalan dia bertemu dengan geng pembuli saat hendak berbalik dia sudah di hadangi oleh Charles ketua geng pembuli yang sering membuli Trey di sekolahannya .
"Hai Trey , senang bertemu denganmu disini kebetulan sekali tanganku ini rasanya ingin menghajar seseorang"
"Ampun Char , jangan sakiti aku , aku mohon"
"Percuma kau memohon sambil berlutut itu tidak akan membantu , Ben dan Dean cepat pegangi tangannya"
"Siap bos"
Kedua teman Charles pun memegangi dan mengunci tangan Trey , saat Charles hendak menghajar Trey , Trey menutup matanya tak sanggup melihat semua ini namun dia merasakan jika tangannya terbebas dan tidak merasakan pukulan dari Charles , akhirnya Trey pun membuka matanya perlahan dan pemandangan pertama yang dia lihat adalah dimana Charles dan kedua temennya tergeletak tak bernyawa dengan bersimbah darah dan yang lebih mengejutkan adalah ada sebuah pisau di tangan Trey , sebuah pisau yang penuh darah .
Trey sangat ketakukan , dia membuang pisau tersebut dan berlari menuju rumahnya , di dalam kamar dia meringkuk ketakutan sambil menangis , dia tidak mau di tuduh membunuh Charles dan teman-temannya kemudian Lillyana datang dengan senyumannya yang khas .
"Mengapa kamu bersedih Trey ?"
"Bukan aku yang membunuh mereka , bukan aku"
"Hahaha , sayangnya kamu yang melakukannya Trey"
"Bukan , aku tidak tau apa-apa Ly"
"Akulah yang membuatmu membunuh mereka"
"Mengapa ?"
"Karena itu keinginanmu bukan , aku hanya mewujudkan apa kata hatimu"
"Jangan bilang kamu juga membunuh orang tuaku"
"Tentu"
"Apa !! mengapa kamu tega sekali ?"
"Aku tidak tega aku kan hanya mewujudkan apa kata hatimu , apa aku salah ?"
"Tapi tidak begini caranya"
"Karena aku telah membantu jadi aku minta imbalan kepadamu"
"Imbalan ? Imbalan apa hah ? setelah semua ini kamu masih mikir imbalan , kamu sungguh licik Ly"
"Hahaha , aku ingin kamu menjadi bonekaku"
"Tidak akan , aku tidak akan pernah jadi bonekamu"
"Kalau begitu aku terpaksa menggunakan sihirku"
Lalu Lillyana pun menggunakan sihirnya dan membuat Trey pingsan . Saat terbangun Trey melihat Lillyana masih dengan senyumannya yang khas .
"Kini kamu akan menjadi bonekaku selamanya"
Dan Trey pun mengangguk , kini pikiran dan jiwa Trey telah di kendalikan oleh Lillyana .
End.....
Keterangan :
*Elf Lillyana
Nama Asli : Lillyana
Nama Samaran : Elf Lillyana
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : -
Alasan menjadi pembunuh : membenci manusia .
Karakter : licik dan penuh tipu daya .
Ciri-ciri : bercahaya merah , kostum peri bunga .
*The Doll Trey
Nama Asli : Treyson Davento
Nama Samaran : The Doll Trey
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 9 tahun
Alasan menjadi pembunuh : di kendalikan .
Karakter : tidak punya perasaan .
Ciri-ciri : rambut hitam acak-acakan , kulit pucat , memakai hoddie merah dan celana panjang putih .
Komentar
Posting Komentar